Nilai Proyek Mendekati Rp 1 Miliar , Toilet Sekolah di Marioriwawo Jadi Titik Penekanan Publik!

Uncategorized150 Dilihat

Soppeng – Targettuntas.com -Sebuah proyek pembangunan toilet sekolah di wilayah Marioriwawo kembali mendapatkan perhatian kuat setelah papan kegiatan yang terpasang menunjukkan angka kontrak Rp 791.735.000.

Proyek yang tercatat sebagai Pembangunan Toilet Sekolah dan SAB Sekolah di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 ini kini menjadi titik penekanan banyak pihak.

Di lokasi , bangunan yang tengah dikerjakan tampak berukuran kecil dengan dinding bata yang masih dalam tahap awal finishing.

Struktur besi, atap seng, dan rangka bangunan terlihat belum menunjukkan perkembangan signifikan, sementara nilai kontrak yang terpampang mendekati satu miliar rupiah. Proyek ini dikerjakan oleh CV Batangkaluku dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Seorang sumber yang menegaskan identitasnya harus dirahasiakan mengungkapkan pandangannya mengenai proyek tersebut.

Ia menyebut bahwa nilai yang tertulis pada papan informasi memicu banyak warga mempertanyakan kesesuaian antara anggaran dan tampilan fisik bangunan saat ini.

“Saya sudah melihat langsung progresnya. Ukuran bangunannya kecil, besi rankah bajanya suda berkarat ,tapi anggarannya sangat besar. Banyak warga yang mulai memberi perhatian serius. Saya hanya bisa menyampaikan apa yang saya lihat, tapi nama saya jangan ditulis,“ ucap sumber tersebut.

Ia mengatakan bahwa proyek dengan nilai demikian semestinya menunjukkan perkembangan fisik yang lebih signifikan.

“Yang terpampang di papan sangat jelas. Itu membuat warga mencoba mengerti bagaimana perhitungan biayanya. Saya melihat adanya hal yang perlu diperhatikan kembali terkait proyek ini,” katanya.

Meski papan kegiatan memuat informasi lengkap mulai dari sumber dana APBN hingga pihak pengawas PT Anuta Pura Konsultan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait maupun pihak pelaksana mengenai perkembangan teknis maupun penjelasan atas nilai kontrak dikarenakan belum diketahui oknum yang mengerjakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *