Mengajar dalam rasa empati tentunya sangat berpengaruh pada murid, seperti yang dilakukan oleh Hj. Rosmini terlihat menerangkan materi dengan penuh keikhlasan di SMPN 1 Liliriaja kelas 8 C. Senin (29/1)
Ketika guru penuh semangat dalam mengajar dan memahami perasaan serta pandangan siswa, pembelajaran pastinya lebih bermakna.
Apa lagi di ruang kelas 8 C ini terdiri dari 22 siswa peserta didik, tentunya karakter dari mereka berbeda – beda. Jadi untuk itu sebagai seorang guru pendidik butuh juga kesabaran, ” Tegasnya.
Dengan demikian, seseorang dapat berfungsi dan memiliki nilai dalam perjalanan hidupnya.
Karna pada dasarnya pendidikan merupakan upaya untuk mengembangkan potensi manusiawi pada siswa, baik itu fisik, cipta, rasa, maupun karsa.






































